Bahananews.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Manado pada Senin malam guna meninjau langsung dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi pada 2 April 2026.
Setibanya di Bandara Internasional Sam Ratulangi sekitar pukul 19.00 WITA, Gibran disambut oleh jajaran pemerintah daerah, termasuk Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Agenda Peninjauan: Dari Gedung KONI hingga Rumah Korban
Kondisi Gedung KONI Sario Jadi Perhatian
Pada agenda kunjungannya, Gibran dijadwalkan melihat secara langsung kondisi Gedung KONI Sario yang mengalami kerusakan cukup parah akibat gempa. Bagian sisi barat bangunan tersebut dilaporkan runtuh saat guncangan terjadi.
Bertemu Keluarga Korban Terdampak
Selain meninjau infrastruktur, Gibran juga akan mendatangi keluarga korban meninggal dunia, termasuk keluarga Deitje Lahia yang menjadi korban akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Kunjungan ke Rumah Ibadah dan Wilayah Sekitar Episentrum
Gereja di Minahasa Ikut Terdampak
Wapres juga dijadwalkan mengunjungi Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Yesus yang mengalami kerusakan, seperti plafon runtuh dan retakan pada dinding akibat gempa.
Bangunan gereja tersebut sebelumnya telah ditinjau oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam kunjungan beberapa hari sebelumnya.
Bitung Jadi Lokasi Peninjauan Berikutnya
Selain Minahasa, Gibran juga akan melanjutkan peninjauan ke Bitung, salah satu wilayah yang lokasinya dekat dengan pusat gempa sehingga turut merasakan dampak signifikan.
Kunjungan Singkat, Kembali ke Jakarta di Hari yang Sama
Rangkaian kegiatan peninjauan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa pagi hingga siang hari. Setelah menyelesaikan seluruh agenda, Gibran akan langsung kembali ke Jakarta pada hari yang sama.
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus memberikan perhatian langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana.
