Bahananews.id – Warga Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, dikejutkan oleh penemuan seorang pria yang tewas dengan luka tusuk di area perkebunan kelapa sawit. Korban diketahui bernama Priyatna (31) dan diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Jumat sore (13/3/2026) di Kampung Bujuk Agung dan sempat membuat masyarakat sekitar geger.
Korban Ditemukan Bersimbah Darah di Perkebunan Sawit
Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan tubuh berlumuran darah di area kebun sawit. Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat sejumlah luka tusukan senjata tajam pada tubuh Priyatna yang diduga menjadi penyebab utama kematiannya.
Kapolres Tulang Bawang Barat, AKBP Yuliansyah, mengatakan pihak kepolisian menerima laporan terkait kasus penganiayaan berat yang berujung pada kematian korban.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Periksa Saksi
Setelah menerima laporan, petugas segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengidentifikasi pelaku sebagai tetangga korban yang berinisial M (33), diketahui bernama Mariyani.
Pelaku Berhasil Diamankan Polisi
Usai mengantongi identitas terduga pelaku, polisi langsung melakukan pengejaran. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap di rumah salah satu kerabatnya.
Saat proses penangkapan, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga digunakan untuk melakukan penyerangan terhadap korban.
Pelaku Jalani Pemeriksaan di Polsek
Setelah ditangkap, pelaku dibawa ke Polsek Banjar Agung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait peristiwa tersebut.
Sementara itu, jenazah Priyatna sebelumnya sempat dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna mengungkap motif di balik pembunuhan yang terjadi di kawasan perkebunan sawit tersebut.
