Bahananews.id – Polda Metro Jaya menegaskan akan mengambil langkah tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan yang dinilai membahayakan masyarakat maupun petugas di lapangan. Tindakan tegas terukur disebut menjadi opsi ketika pelaku membawa senjata api dan mencoba melakukan perlawanan saat penangkapan.
Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imannuddin, menyusul maraknya kasus begal bersenjata di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Keselamatan Warga Jadi Prioritas Utama Polisi
Menurut Iman, faktor utama yang menjadi pertimbangan aparat dalam mengambil tindakan di lapangan adalah keselamatan masyarakat dan anggota kepolisian.
Ia menegaskan keputusan untuk melakukan tindakan tegas tidak didasarkan pada latar belakang pelaku, termasuk apakah pelaku merupakan residivis atau bukan.
Polisi Bertindak Jika Pelaku Membahayakan
Polda Metro Jaya memastikan aparat tidak akan tinggal diam apabila pelaku kriminal menggunakan senjata api yang berpotensi mengancam nyawa warga maupun petugas.
Dalam situasi tertentu, polisi dapat mengambil langkah cepat dan terukur apabila pelaku melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.
Pelaku Begal Bersenjata Jadi Perhatian Khusus
Maraknya aksi begal bersenjata api menjadi perhatian serius aparat kepolisian dalam beberapa waktu terakhir. Polisi menilai penggunaan senjata oleh pelaku meningkatkan risiko korban jiwa di masyarakat.
Karena itu, aparat diminta bersikap sigap ketika menghadapi pelaku kriminal yang dinilai berbahaya.
Tindakan Polisi Tetap Mengacu Aturan Hukum
Meski menegaskan siap bertindak tegas, Polda Metro Jaya memastikan seluruh anggota tetap bekerja sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.
Iman mengatakan setiap personel kepolisian telah dibekali pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan agar tindakan yang diambil tetap berada dalam koridor hukum dan menghormati hak asasi manusia (HAM).
Polda Metro Perkuat Operasi Pemberantasan Begal
Sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan masyarakat, Polda Metro Jaya terus meningkatkan patroli dan operasi pemberantasan kejahatan jalanan di sejumlah wilayah rawan.
Polisi berharap langkah tersebut dapat menekan angka kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di wilayah Jabodetabek.
