Bahananews.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan bertindak tegas terhadap dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang terjadi di sekitar kawasan Kota Tua, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat. Kasus ini mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan aksi pungli di lokasi tersebut ramai beredar di media sosial.
Rekaman yang viral sejak Sabtu, 7 Februari 2026, memperlihatkan sejumlah orang diduga meminta uang kepada pengendara sepeda motor yang ingin melintasi jalan yang ditutup menggunakan road barrier beton.
Viral Video Pengendara Diminta Bayar
Dalam video tersebut, terlihat dua orang berjaga di dekat penghalang jalan. Para pengendara motor tampak harus mengantre dan menyerahkan sejumlah uang sebelum diizinkan melewati jalur yang diblokade.
Pengendara Dihadang Jika Tidak Membayar
Pengendara yang belum memberikan uang terlihat dicegah untuk melintas. Setelah pembayaran dilakukan, barulah akses jalan dibuka dan kendaraan diperbolehkan lewat.
Aksi ini memicu kemarahan warganet karena dinilai meresahkan dan mencederai ketertiban umum di kawasan wisata bersejarah tersebut.
Polisi Lakukan Penelusuran di Lokasi
Kapolsek Metro Tamansari AKBP Riyanto menyatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.
Pelaku Belum Ditemukan, Polisi Siaga
Menurut Riyanto, saat petugas mendatangi lokasi, para terduga pelaku tidak berada di tempat.
“Kami sudah cek ke lokasi, namun orang-orang yang ada dalam video tidak ditemukan. Mereka seperti kucing-kucingan,” ujar Riyanto.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap akan melakukan pembinaan jika para pelaku berhasil ditemukan, agar praktik serupa tidak terulang kembali.
Road Barrier Sudah Ditutup Polisi
Riyanto memastikan bahwa road barrier yang sempat dibuka-tutup oleh oknum tersebut kini telah ditutup sepenuhnya.
Anggota Polisi Ditempatkan di Lokasi
Ia juga menyebutkan bahwa aparat telah disiagakan di sekitar kawasan tersebut untuk mencegah kejadian serupa.
“Barrier sudah kami tutup. Anggota juga kami tempatkan di lokasi. Sebelumnya sempat dibuka karena ada pengalihan arus lalu lintas,” jelasnya.
Gubernur Pramono Anung Tegaskan Tak Ada Toleransi Pungli
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut angkat bicara terkait viralnya dugaan pungli tersebut. Ia menegaskan tidak akan memberi toleransi terhadap praktik pungutan liar di wilayah Jakarta.
Pelaku Terbukti Akan Dicopot
Pramono memastikan siapa pun yang terbukti terlibat akan langsung ditindak tegas.
“Siapa pun yang melakukan pungli dan terbukti, akan langsung saya bebastugaskan dari tempat itu,” tegas Pramono di Jakarta Timur, Minggu (8/2).
Ia menambahkan bahwa pembangunan Jakarta harus dilakukan dengan komitmen kuat terhadap aturan dan integritas.
“Tidak ada kompromi terhadap praktik seperti ini. Jakarta harus dibangun dengan komitmen yang bersih,” pungkasnya.
