Bahananews.id – Kementerian Hukum Republik Indonesia menegaskan langkah strategis untuk memperkuat ekosistem kekayaan intelektual (KI) di Indonesia. Fokus utama saat ini adalah mempercepat proses layanan, termasuk pendaftaran merek dan hak lainnya.
Direktur Jenderal KI, Hermansyah Siregar, menyampaikan bahwa durasi pengurusan merek yang sebelumnya memakan waktu bertahun-tahun kini telah dipangkas menjadi sekitar 6–9 bulan, bahkan ditargetkan bisa lebih cepat melalui revisi kebijakan ke depan.
Kolaborasi dengan Kementerian dan Industri
Dorong Sektor Olahraga Lebih Kompetitif
Dalam upaya memperluas dampak, Kemenkum akan bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia untuk mengembangkan industri olahraga berbasis kekayaan intelektual.
Langkah ini diharapkan mendorong para pelaku olahraga—mulai dari klub hingga penyelenggara event—untuk mendaftarkan hak KI mereka agar terlindungi secara hukum dan bernilai ekonomi.
Target Jadi Pusat KI di ASEAN
Pemerintah juga menargetkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah paten terbanyak di kawasan ASEAN. Saat ini, Indonesia sudah mencatatkan angka tinggi dalam pendaftaran merek, desain, serta indikasi geografis di berbagai sektor seperti pertanian dan perikanan.
Manfaat Perlindungan KI di Industri Olahraga
Perlindungan Moral dan Nilai Ekonomi
Pendaftaran KI memberikan dua manfaat utama, yakni perlindungan hak moral dan peluang komersialisasi. Dalam dunia olahraga, hal ini mencakup hak siar, lisensi merchandise, hingga branding klub.
Dengan adanya perlindungan tersebut, sumber pendapatan klub tidak hanya bergantung pada penjualan tiket, tetapi juga dari berbagai aset komersial lainnya.
Pentingnya Kesadaran Pelaku Industri
Dorongan dari Menteri Hukum
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menekankan bahwa hampir semua produk dalam industri olahraga—seperti pakaian, sepatu, hingga perlengkapan—memiliki unsur kekayaan intelektual.
Ia menilai, di tengah perkembangan industri yang pesat, perlindungan KI menjadi krusial untuk mencegah sengketa hukum sekaligus meningkatkan daya saing produk.
Meski sebagian besar merek dan paten di sektor olahraga sudah terdaftar, pemerintah tetap mendorong lebih banyak pelaku, termasuk dari tingkat lokal, untuk ikut melindungi karya dan inovasi mereka.
Menuju Ekonomi Berbasis Inovasi
Penguatan ekosistem kekayaan intelektual dinilai sebagai fondasi penting bagi kemajuan ekonomi nasional. Pemerintah meyakini bahwa negara yang maju adalah negara yang mampu melindungi dan mengembangkan inovasi warganya secara optimal.
