
Bahananews.id – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyerahkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan KRL Commuter Line dengan KA jarak jauh di Bekasi.
Dua korban yang menerima perhatian tersebut adalah Nur Laila, seorang guru ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Nuryati yang dikenal sebagai kader jumantik di wilayah Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan tersebut, Rano menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepergian keduanya. Ia menegaskan bahwa kehilangan ini tidak hanya dirasakan keluarga, tetapi juga masyarakat luas.
Dedikasi Korban dalam Pengabdian
Peran di Dunia Pendidikan dan Kesehatan Lingkungan
Rano mengungkapkan bahwa kedua korban memiliki kontribusi penting di bidangnya masing-masing. Nur Laila dikenal sebagai tenaga pendidik yang berdedikasi, sementara Nuryati aktif dalam upaya pencegahan penyakit melalui kegiatan pemberantasan jentik nyamuk.
Pengabdian mereka dinilai memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Rincian Santunan yang Diberikan
Dukungan dari Berbagai Lembaga
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyalurkan santunan melalui beberapa skema bantuan, termasuk jaminan kecelakaan kerja dan asuransi kematian.
Keluarga Nur Laila menerima santunan dari PT Taspen dengan nilai ratusan juta rupiah. Sementara itu, keluarga Nuryati memperoleh bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan serta tambahan dukungan dari Baznas DKI Jakarta.
Rano menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warganya yang sedang berduka.
Bantuan Pendidikan untuk Anak Korban
Komitmen Jangka Panjang Pemprov DKI
Selain santunan finansial, Pemprov DKI juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa bantuan pendidikan bagi anak-anak korban yang masih menempuh sekolah.
Program ini akan dikoordinasikan melalui dinas terkait sebagai bentuk perhatian berkelanjutan terhadap masa depan keluarga korban.
Harapan untuk Peningkatan Keselamatan Transportasi
Rano berharap peristiwa kecelakaan ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak untuk terus meningkatkan standar keselamatan transportasi publik.
Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan masyarakat agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.







